HUMANE ENTREPRENUERSHIP: KONSEP DAN PERKEMBANGAN
DOI:
https://doi.org/10.67446/pstkmc30Keywords:
Humane Entrepreneurship; Agama; Kewirausahaan; Nilai-Nilai Islam; Pengembangan ManusiaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan konsep humane entrepreneurship serta relevansinya dalam perspektif Agama. Konsep humane entrepreneurship merupakan pendekatan kewirausahaan yang mengintegrasikan pertumbuhan usaha dengan pengembangan manusia melalui keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, etika, dan keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku, laporan penelitian, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humane entrepreneurship dibangun atas lima landasan teoritis, yaitu strategi kewirausahaan, teori pemangku kepentingan, teori kepemimpinan transformasional, teori motivasi, dan teori manajemen humanistik. Implementasi konsep ini telah berkembang pada berbagai konteks, seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pesantren, serta kajian hubungan antara agama dan kewirausahaan. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, humane entrepreneurship memiliki relevansi yang kuat karena sejalan dengan nilai-nilai Islam, seperti amanah, keadilan, ihsan, tanggung jawab, musyawarah, dan pemberdayaan manusia. Oleh karena itu, konsep ini berpotensi menjadi paradigma baru dalam pengembangan kewirausahaan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesejahteraan manusia, dan kemaslahatan bersama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Didaktika : Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

