PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM PADA SISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG BANYUWANGI
DOI:
https://doi.org/10.67446/2k38ab66Keywords:
Pembelajaran Ekonomi Islam, Pendidikan Agama Islam, Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Socio-Entrepreneurship, Literasi Keuangan Syariah.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konstruksi dan implementasi pembelajaran ekonomi berbasis nilai-nilai Islam pada siswa Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Di tengah gelombang modernisasi dan ketidakpastian ekonomi global, integrasi antara ilmu formal keagamaan dan praktik literasi keuangan syariah menjadi imperatif strategis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif ekstensif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 18 informan kunci (pengasuh, dewan kyai, guru PAI, pengelola unit usaha, dan santri), observasi partisipatoris pasif di kelas formal serta unit bisnis pesantren, dan dokumentasi kurikulum. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: Pertama, internalisasi epistemologi ekonomi Islam dilakukan melalui rekonstruksi kurikulum PAI terpadu yang memadukan kitab klasik (turats) seperti Kifayat al-Akhyar dan Fath al-Qarib dengan teori ekonomi mikro-makro modern. Kedua, metode pedagogi bertransformasi dari sekadar normatif-teoretis menjadi socio-entrepreneurial experiential learning melalui integrasi mandatory pada unit bisnis pesantren (Koperasi Syariah, mini market, dan usaha agrobisnis). Ketiga, model internalisasi nilai beroperasi pada sistem pembiasaan berbasis Tauhid, Amanah, Maslahah, dan Riba-Free Culture yang secara signifikan membentuk etika bisnis dan literasi finansial santri. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis berupa Formulasi Model Integrasi Tri-Sektor Pendis (Kurikulum-Spiritual-Praksis Bisnis) yang dapat direplikasi pada lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren di Indonesia.

