PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENJAWAB SOAL HOTS KELAS IV SD ITU AN-NAURA BINJAI
Keywords:
Problem Based Learning, HOTS, Matematika, Bilangan CacahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
terhadap kemampuan siswa dalam menjawab soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran Matematika
materi bilangan cacah di kelas IV SDIT An-Naura Binjai, serta mengidentifikasi kendala dan faktor pendukung dalam
penerapannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest
Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian terdiri dari tes
(pretest dan posttest) berupa soal pilihan ganda berbasis HOTS yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda,
dan tingkat kesukaran, serta lembar observasi guru dan siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, gain score, serta
uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam
menjawab soal HOTS, ditunjukkan dengan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi dibanding pretest, serta nilai p-value
0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan PBL. Analisis N-Gain juga menunjukkan peningkatan
dari kategori rendah menuju sedang hingga tinggi. Selain itu, hasil wawancara dengan guru mengungkapkan adanya
kendala berupa keterbatasan waktu, variasi keaktifan siswa, serta tantangan dalam merancang masalah kontekstual.
Adapun faktor pendukung meliputi kesiapan guru, antusiasme siswa, kerja sama kelompok, serta dukungan media
pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh
signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa (HOTS) pada materi bilangan cacah, serta
didukung oleh faktor internal dan eksternal yang memperkuat keberhasilan pembelajaran.

